Saat ini, sudah banyak daerah di tanah air yang telah terpasang lampu penerangan jalan umum (PJU). biasanya PJU ini berupa lampu lampu yang terpasang di berbagai tempat.

Antara lain, di pinggir jalan, taman, di kawasan wisata, kawasan industri dan dikawasan publik lainya. Bahkan, kini lampu PJU jenis tertentu banyak dijumpai kawasan terpencil yang jauh dari akses listrik dan di komplek perumahan atau garasi rumah sebagai hiasan.

PJU biasanya disediakan oleh pemerintah setempat. Sedangkan pemasangannya dikerjakan PLN sebagai penyedia insfrasktruktur dan instalasinya. Pemasangan JPU juga bisa dibangun secara mandiri memanfaatkan sumber listrik alternatif berupa tenaga surya maupun tenaga angin.

Mengenal Fungsi dan Macam-Macam Lampu Penerangan Jalan Umum

Fungsi

Selain digunakan sebagai penerang jalan (utamanya pada malam hari), Lampu Penerangan Jalan Umum juga memiliki fungsi lainya seperti memperindah lingkungan, navigasi/panduan pengguna jalan (contohnya lampu lilntas atau lampu pada tikungan jalan).

Bisa juga dimanfaatkan untuk kegiatan komersil, misalnya dijadikan media pemasangan iklan. Pemasangan PJU, biasanya  memperhatikan bebeberapa aspek berikut ini, antara lain :

Pemasangan PJU berada di lokasi dimana arus lalu lintas cukup padat,  terdapat banyak pengendara, pesepeda dan pejalan kaki.  PJU dikawasan ini berfungsi sebagai penerang, pengaman dan keselamatan pengguna jalan.

PJU juga biasanya juga terdapat di kawasan kawasan tertentu seperti jalan dengan tikungan atau rawan sebagai navigasi pengguna jalan, serta di area strategis seperti pusat kota, taman, bahkan di kawasan jauh dari akses jaringan listrik.

Selain itu, PJU juga sudah umum dipasang di kawasan kawasan wisata, taman maupun tempat rekreasi. PJU ditempat seperti ini berfungsi sebagai penerang sekaligus hiasan. Biasanya lampu PJU didesain unik, dengan cahaya cahaya lampu yang indah.

unsplash.com

Aspek yang Diperhatikan

Pemasangan PJU, umumnya juga memperhatikan aspek pencahayaan dan tata letak. Pada PJU yang difungsikan untuk navigasi/panduan untuk pengguna jalan, biasanya memiliki pencahayaan tidak terlalu silau namun kuat, warna cahaya juga merata serta tidak memengaruhi warna benda atau objek disekitarnya.  Dan utamanya, tidak mengganggu pandangan pengguna jalan.

Sedangkan PJU yang digunakan untuk komersil/pemasangan iklan, biasanya diletakan pada sisi sisi jalan di area strategis seperti di sekitar jalan protokol atau pusat kota dan tempat lain yang mudah terlihat dan dijangkau untuk menarik perhatian pengguna jalan. PJU jenis ini membutuhkan ijin tambahan khusus yakni ijin pemasangan iklan/reklame.

unsplash.com

Macam-Macam sumber tenaga listrik PJU

Untuk mengoperasikan PJU, dibutuhkan tenaga listrik. Biasanya listrik disuplai langsung dari PLN. Namun, PJU juga bisa memanfaatkan alternatif lainya. Seperti tenaga angin dan tenaga Surya.

Mengunakan Tenaga Angin

PJU dapat dioperasikan dengan menggunakan tenaga angin. Inti kerjanya memanfaatkan angin dengan menggunakan kincir.  Kincir angin ini bekerja memutar regulator yang telah disetting sedemikian rupa, untuk menghasilkan tenaga listrik.

Untuk dapat memanfaatkan tenaga angin sebagai pembangkit listrik pada PJU,  setidaknya kawasan tersebut harus berada di area yang terapat angin cukup sepanjang hari. Serta didukung sarana prasarana memadai seperti kincir angin dan sarana pendukung lain. Sistem ini cocok diaplikasikan pada daerah daerah yang jauh dari jaringan listrik.

unsplash.com

Menggunakan Tenaga Surya

Sumber listrik lainya yang dapat digunakan PJU adalah dengan memanfaatkan tenaga surya atau PJU Solar Cell. Sollar Cell kini mulai populer dan banyak diterapkan karena memiliki beberapa kelebihan dibanding tenaga listrik lain.

Kelebihan kelebihan ini antara lain, Sollar Cell termasuk energi ramah lingkungan dan energi terbarukan yang sumbernya tidak terbatas berasal dari sinar matahari.

Selain itu, instalasinya tidak terlalu rumit. Tidak memerlukan kabel-kabel penghubung antar tiang, serta tidak tergantung dengan jaringan listrik lainya alias dapat menghasilkan listrik secara mandiri dan otomatis dengan bantuan sinar matahari langsung.

Lampu PJU Sollar Cell dapat digunakan di dalam maupun diluar ruangan. Dapat juga difungsikan sebagai lampu lampu hiasan taman atau diletakan di tempat tempat lain. Konstruksi lampu PJU ini biasanya didesain unik dan artistik lantaran cocok sebagai pelengkap dekorasi.

Meski pencahayaanya tidak terlalu terang, namun lampu PJU Sollar Sell hemat energi. Dapat menyala 8-10 jam mulai dari sore hari dan padam pagi hari, tergantung banyaknya energi matahari yang diserap.

PJU Sollar Cell ini cocok diterapkan di daerah jauh dari jangkauan PLN. Namun belakangan PJU Sollar Sell juga banyak dijumpai di perkotaan, kawasan wisata, industri dan kawasan lainya.

Cara kerja PJU Sollar Cell cukup sederhana. Terdapat Panel Surya yang berfungsi sebagai penerima cahaya matahari. Panel ini menyerap dan menyimpan energi matahari tersebut kemudian dijadikan sumber listrik untuk menyalakan cahaya lampu.

Biasanya PJU Sollar Cell menggunakan lampu jenis LED. Sedangkan baterainya yakni maintenance free (MF) jenis VRLA / AGM /dengan teknologi Deep Cycle. Menggunakan LED pada PJU Sollar Cell dapat menghasilkan cahaya cukup terang, tahan lama dan hemat energi. Masa pakai LED dapat mencapai 50.000 jam. Ini akan menghemat biaya operasional perawatannya.

Saat ini, sudah banyak perusahaan yang menyediakan  jasa konstruksi dan  instalasi JPU lengkap beserta sarana dan prasarana pendukungnya.Untuk pengadaan dan pemasangan JPU Sollar,  dapat dikenai biaya cukup tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *