Apakah Anda familiar dengan Gambus? Jika tidak, mungkin tidak lagi asing di telinga Anda nama band Sabyan Gambus. Ini grup band yang menyanyikan lagu islami yang begitu terkenal setidaknya 1 atau 2 tahun terakhir.

Selama ini, Indonesia hanya mengenal musik islami berupa rebana, qosidah, dan juga akapela. Kini, variasinya semakin banyak. Sudah ada musik gambus yang mulai diterima oleh masyarakat Indonesia melalui band Sabyan.

Sebenarnya, gambus ini sudah dimainkan oleh segmen masyarakat tertentu di Indonesia sejak lama. Bahkan, almarhun Gus Dur sangat suka mendengarkan musik gambus. Hanya saja, waktu itu jenis musik ini belum begitu terkenal seperti sekarang. Berkat lagu deenassalam yang dinyanikan oleh Sabyan, jenis musim gambus mendapatkan tempat tersendiri di hati para penikmati musik.

Sekilas Mengenai Musik Gambus

Apakah Anda tahu dari mana asal musik Gambus? Namanya memang sangat familiar digunakan di daerah melayu, Indonesia, dan juga Malaysia. Namun, ini bukan dari melayu. Ini berasal dari jazirah arab.

Gambus ini merujuk pada alat music petik, yaitu kecapi khas arab. Orang Arab dahulu kala suka melantunkan sebuah lagu dengan Bahasa Arab dengan diiringi dengan gambus atau kecapi arab. Ini membuat gambus menjadi alat yang lekat sekali dengan orang arab yang datang ke Indonesia.

Saat itu, ada dua lagu yang dimainkan oleh orang pendatang dari jazirah arab. Yang pertama adalah lagu cinta yang berisi dengan puisi. Yang kedua qosidah yang berisikan tentang lagu islami dan juga lagu pujian untuk Nabi Muhammad.

Yang paling terkenal di Indonesia adalah qosidah. Hanya saja, qosidah tidak dimainkan dengan menggunakan gambus tapi alat khas dari Indonesia yang disebut dengan rebana. Ada juga alat modern yang digunakan seperti organ tunggal.

Gambus memang tidak begitu popular. Baru popular ketika Sabyan muncul di dunia permusikan Indonesia. Banyak orang mencari tahu cara download lagu deenassalam yang dinyanyikan oleh Sabyan. Hingga akhirnya lagu dan music gambus menjadi begitu popular.

Sabyan yang Mengenalkan Gambus pada Indonesia

Ada banyak sekali keluarga keturunan Arab yang tinggal di Indonesia. Mereka mungkin tidak lagi fasih berbahasa Arab karena mereka sudah generasi ke 5 atau bahkan lebih. Mereka sudah benar-benar orang Indonesia namun wajahnya masih kearab-araban.

Meskipun demikian, masih ada tradisi arab yang mereka tetap langgengkan. Misalnya saja memakai pakaian khas arab. Selain itu, mereka juga sering melakukan pertemuan keluarga dengan hiburan khas arab, yaitu memutar lagu gambus.

Ahmad Albar menjadi vokalis God Bless yang terkena dengan lagu pop rock-nya. Namun, siapa sangka keluarganya juga suka mendengarkan gambus. Meskipun gambus tidak ia pilih sebagai jenis musik untuk ia mainkan.

Sebaliknya, Sabyan bukanlah keturunan Arab. Namun, mereka memilih gambus sebagai jenis musik yang mereka mainkan. Mereka sudah bernyanyi ke berbagai tempat. Hanya saja, namanya melambung begitu tinggi ketika mereka menyanyikan lagu deenassalam.

Sebenarnya, denassalam bukanlah lagu ciptaan Sabyan. Ini lagu yang diciptakan dari timur tengah. Deenassalam dilantunkan untuk menangkal anggapan bahwa islam itu erat sekali dengan kekerasan. Melalui lagu ini, nama Islam ingin dijauhkan dengan kesan keras dan terorisme.

Hanya saja, karena Sabyan terkenal dengan lagu deenassalam, banyak yang mengiri ini lagu ciptaan Sabyan. Padahal tidak. Mereka hanya menyanyikan dengan menggunakan alat musik gambus. Itu saja.

Sayangnya, setelah terkenal dengan lagu deenassalam sekitar dua tahun lalu, nama Sabyan mulai meredup. Bahkan ada kabar 4 personelnya keluar. Dan mereka membuat grup musik sendiri. Mungkin ini pula yang membuat tahun lalu mereka tidak merilis baru setenar 2 tahun yang lalu.

2 tahun lalu ketika Ramadhan tiba, tidak ada lagu reliji yang mengalahkan lagu deenassalam Sabyan. Hampir setiap saat menjelang magrib orang ramai-ramai memutar lagu Sabyan Gambus tersebut. Akan tetapi, 1 tahun yang lalu, tidak ada lagu reliji yang mereka buat.

Sekarang ini, Sabyan muncul lagi dengan lagu cover berjudul Aisyah Istri Rasulullah. Lagi-lagi ini hanya lagu cover. Mungkin mereka ingin melakukan hal yang sama 2 tahun lalu ketika mereka popular setelah membuat cover deenassalam. Memang lagu Aisyah yang mereka cover sempat menjadi trending di Youtube. Namun, posisinya semakin tergeser oleh penyanyi lainnya. Dan yang pasti, boomingnya tidak seperti ketika Sabyan Gambus pertama kali muncul 2 tahun lalu dengan cover lagu deenassalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *